Hari libur, duduk-duduk di depan teras. Istri sibuk di dapur entah masak apa pagi ini. Sambil leyeh-leyeh, kubuka-buka majalah punya istriku, ada halaman yang ditandai, disitu tertulis judul aneka kue dari singkong.
Tak lama, sSeperti biasanya istri segera menghidangkan segelas kopi, dan eit....kue apa itu? masih hangat...
"Ini kopinya pak, dan ini, aku tadi beli kue dari singkong, terus aku goreng..."
Kue ini dinamai COTHOT, dibuat dari gethuk tawar (gethuk dari singkong) tanpa gula. Kemudian dibentuk pipih agak lonjong. Agar tidak terasa hambar, gethuk lonjong tadi disayat, kemudian diisi gula. Setelah sayatan ditutup rapat, lalu digoreng. Kalau saat menutup sayatan tadi tidak rapat, saat digoreng akan mbledos dan 'mechotot', dan gulanya akan keluar. Begitu pula saat kita menyantapnya, kalau kita tidak hati-hati menggigitnya gethuk goreng tadi akan mechotot. Makanya diberi nama Cothot.
Eh masih ada lagi kue yang lain. Gethuk Singkong Sederhana.
Kalau yang ini, gethuknya manis, karena bahannya selain singkong, ditambah gula dan sedikit garam. Cara membuatnya seperti ini: Kupas singkong, bersihkan. Kukus singkong sampai matang, benar-benar empuk. Gunakan lidi untuk mengetahui tingkat kematangannya, tusukkan lidi pada singkong, tarik pelan-pelan. Jika lidi masih sulit ditarik atau singkong ikut terangkat, berarti belum matang. Jika lidi ditarik sangat mudah, berarti sudah matang. Jika telah matang, masukkan ke dalam ‘lumpang’ (batu dengan agak besar ditengahnya) saat masih panas. Tumbuk menggunakan alu hingga lembut sambil masukkan gula, sedikit garam dan vanili. Tumbuk lagi sambil diaduk agar merata. Setelah dirasa cukup angkat. Untuk penyajiannya bisa bermacam-macam. Bisa dibuat bulat-bulat, lonjong, diiris, sesuai selera.
Enaknya pagi-pagi ngopi sambil makan kue dari singkong, besok apa lagi ya?
Tak lama, sSeperti biasanya istri segera menghidangkan segelas kopi, dan eit....kue apa itu? masih hangat...
"Ini kopinya pak, dan ini, aku tadi beli kue dari singkong, terus aku goreng..."
Kue ini dinamai COTHOT, dibuat dari gethuk tawar (gethuk dari singkong) tanpa gula. Kemudian dibentuk pipih agak lonjong. Agar tidak terasa hambar, gethuk lonjong tadi disayat, kemudian diisi gula. Setelah sayatan ditutup rapat, lalu digoreng. Kalau saat menutup sayatan tadi tidak rapat, saat digoreng akan mbledos dan 'mechotot', dan gulanya akan keluar. Begitu pula saat kita menyantapnya, kalau kita tidak hati-hati menggigitnya gethuk goreng tadi akan mechotot. Makanya diberi nama Cothot.
Eh masih ada lagi kue yang lain. Gethuk Singkong Sederhana.
Kalau yang ini, gethuknya manis, karena bahannya selain singkong, ditambah gula dan sedikit garam. Cara membuatnya seperti ini: Kupas singkong, bersihkan. Kukus singkong sampai matang, benar-benar empuk. Gunakan lidi untuk mengetahui tingkat kematangannya, tusukkan lidi pada singkong, tarik pelan-pelan. Jika lidi masih sulit ditarik atau singkong ikut terangkat, berarti belum matang. Jika lidi ditarik sangat mudah, berarti sudah matang. Jika telah matang, masukkan ke dalam ‘lumpang’ (batu dengan agak besar ditengahnya) saat masih panas. Tumbuk menggunakan alu hingga lembut sambil masukkan gula, sedikit garam dan vanili. Tumbuk lagi sambil diaduk agar merata. Setelah dirasa cukup angkat. Untuk penyajiannya bisa bermacam-macam. Bisa dibuat bulat-bulat, lonjong, diiris, sesuai selera.
Enaknya pagi-pagi ngopi sambil makan kue dari singkong, besok apa lagi ya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar